Perlukah Caleg Andalkan Hacker? Yes, Perlu Banget!

Hacker ganas seperti Rusia pun ikut dalam Pilpres Amerika


1
5 shares, 1 point

Anda pernah mendengar pemilu di Amerika Serikat pada 2016, Donald Trump yang sebelumnya tidak diprediksikan menang lantaran tidak disukai separuh warganya akhirnya menang mutlak.

Banyak yang heran dan kaget saat penyelenggara pemilu Amerika Serikat mengumumkan bahwa Donald Trump memenangkan Pilpres. 

Bahwa tahukah anda, Donald Trump tidak akan pernah menang di Pilpres Amerika jika tidak menggunakan otak hacker, hampir banyak hacker dari seluruh dunia di rekrut Trump.

Hacker ganas seperti Rusia pun ikut dalam Pilpres Amerika, setidaknya informasi yang dikutip CNN, 21 negara bagian diretas Hacker dan Cracker.

Bahkan para Cracker ini merubah hasil akhir pemilu Amerika Serikat, Mereka melakukan teknik shell deployment, yaitu mengirim shell kedalam situs penting pemilihan umum lalu meremote data Pilpres Amerika. Sadis ya..

Dalam laporan, Department of Homeland Security (DHS) dikutip Associated Press Serangan hacker terdeteksi menyerang sistem komputer pemilu di hampir setengah jumlah negara bagian AS. Total ada 21 negara bagian yang ditarget, termasuk Alabama, Alaska, California, Delaware, Florida, Illinois, Iowa, Ohio, Texas, hingga Washington. Negara-negara bagian tersebut mencakup “swing states” yang memiliki pengaruh besar terhadap hasil pemilu presiden AS tahun lalu.

Hingga kini, FBI terus mencari dalang peretasan itu, tetapi tidak pernah ketemu dalangnya, hanya saja mereka mengklaim Rusia menjadi otak dibalik kemenangan Trump.

Perlukah Caleg Gunakan Hacker?

Kami katakan sangat perlu! Dari catatan Pilpres 2016 di Amerika Serikat maka dapat diambil pelajaran penting, bahwa kemenangan itu tidak ditentukan dari seberapa besar uang yang dikeluarkan.

Akan tetapi, kemenangan dalam kontestasi Politik lebih ditentukan pada otak yang handal, strategi serta kecerdasan memainkan issu. 

"Hitung-hitung low budget, dengan satu ornag hacker aja, pihak lawan sudah lumpuh total kok" 😀

MasMimin perlu ngasih tau, Indonesia dikenal sebagai negara yang punya banyak hacker, hacker yang dimaksud disini adalah White Hack, atau hacker yang baik dengan melakukan langkah-langkah positif.

Langkah positif yang dilakukan biasanya menaikkan tingkat popularitas caleg, ini dilakukan agar caleg dapat dikenali di satu kota minimal dengan target tertentu.

Hacker disini dapat memainkan peran Search Engine Optimasi (SEO),di mesin pencarian dan Optimasi Sosial Media, agar orang yang ada di kota Caleg, setidaknya dapat memiliki gambaran siapa yang akan dipilih.

Hacker yang baik, pastinya memberikan nasihat yang rasional, logical atau masuk akal. Hacker tau persis dimana titik orang-orang aktif berinternet atau data selulernya sedang dihidupkan, dan dijam berapa biasanya aktif. 

Hal itu dilakukan dengan tehnik tracking, ada banyak tools untuk mendeteksi keberadaan agan-aganwati yang lagi berselancar. Jangan salah, hacker positif sangat mengetahui UU ITE yang berlaku di Indonesia, untuk itu dia tidak akan terlihat bodoh.

Jika mau menggunakan teknik yang ganas, ya hacker bisa melakukan DDOS, serangan untuk melemahkan bandwith sebuah situs, kemudian Sniffing, menyadap atau inspeksi paket data, juga Backdoor yaitu membaypass security komputer. Tapi masmimin g nyarankan ya..

Ya, Bagaimana, caleg apakah ingin gunakan otaknya hacker?


Like it? Share with your friends!

1
5 shares, 1 point

What's Your Reaction?

Love Love
2
Love
Lucu Lucu
1
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah

Comments

Komentar

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF